Nemo
.
Bocah kecil ini pula yang di usia dewasanya membuatku (dan banyak muda-mudi lainnya) mengandrungi politik. Padahal lebih enak kan ya ngomongin Matematika, Fisika, Kimia dan antek-anteknya apalagi Statistik (gak juga sih)
.
Bocah ini yang orang kenal sebagai nama "Ahok" kemudian menjadi pemimpin sebuah kota, provinsi yang jadi pusat pemerintahan Indonesia. Gila, dia minoritas kuadrat cuy! Sejak awal kemunculannya di DKI Jakarta udah banyak tanggapan, tentunya ada juga tanggapan dari golongan "itu". Banyak badai datang, tapi syukur kepada Tuhan dasar kuat daripadanya ada dalam Yesus Kristus. Filipi 1:21 pun nyata. Secara nyata juga dia menjadi kitab terbuka yang orang-orang baca melalui kehidupannya.
.
Pada akhirnya, dia "tumbang" oleh kasus Kep. Seribu yang sudah orang banyak tau gimana, tak perlu lagi dijelaskan. Jika kau melihatnya lebih dekat, kau akan paham terlepas dari latar belakangmu. Memang tetap tak akan menjadikannya dewa tanpa cela, dia tetap manusia berdosa, sebagaimana kita.
.
Menurutku terlalu dini untuk mengatakan "tumbang" sepenuhnya, baik si bapak ataupun hukum di Indonesia. Well, kembali lagi lihat lebih dekat. Yusuf, Daniel, Mandela, banyak lagi dan tentunya the Greatest one, Jesus Christ. Tuhan Maha Asyik dalam segala kontrolnya.
.
Untuk kondisi negara yang saat ini, menangislah. Tak apa. Bersedihlah. Itu wajar. Tapi jangan diam. STOP BEING SILENT MAJORITY, at least you pray. Do something. Generasi millenial, sudahkah kita lihat bocah ini? Ya, bocah yg jadi fenomenal dan akan dikenang sebagai seorang yang sangat berdampak dalam iman, pengharapan, dan kasihnya.
.
Si bocah kecil ini, di masa dewasanya menjadi Nemo kecil melawan arus, menjadi dutaNya menghadirkan kerajaanNya di dunia. Bocah kecil ini menginspirasi banyak orang, termasukku dan Nemo-nemo lain yang akan muncul. Ku akan sangat bangga bercerita ke generasi selanjutnya tentang Nemo yang satu ini.
.
Tuhan Maha Asyik. NKRI harga mati! Pancasila sudah final!
.
You'll never walk alone, Sir!
Kutunggu comebackmu!

Komentar
Posting Komentar