Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Menghitung Bulir-bulir Beras

Gambar
Masyarakat Indonesia sangat bergantung dengan beras. Sebab dari dulu hingga sekarang, hasil dari tanaman padi ini memang jadi bahan makanan utama orang-orang di negeri ini. Waktu kecil, orangtua saya akan marah besar apabila saya terlalu banyak jajan dan membuat saya tidak makan nasi. Sampai-sampai, ada ungkapan di masyarakat “belum makan namanya kalau belum makan nasi”. Saya juga jadi ingat ketika masa ngekos , bukan hal yang jarang saya makan mi instan pake nasi. Saking mengerikannya keuangan anak kos-kosan heuheu. Padahal kan keduanya sama-sama mengandung banyak karbohidrat. “Tapi tak apalah, yang penting kenyang dan yang penting bisa makan kalau sudah makan nasi.”, gumam saya dulu. Beras juga jadi komoditas yang penting di kalangan emak-emak . Mereka harus pintar-pintar mengelola keuangan untuk menyediakan nasi untuk keluarganya. Jika harga naik, tambahlah pikiran mereka. Kan kasihan :(( Memang komoditas satu ini jadi perhatian besar oleh setiap pemerintahan di Indones...

Membedah Fenomena di Balik Kenaikan Angka Kemiskinan NTT

Gambar
Oleh: Marthin Fernandes Sinaga, SST. (ASN Badan Pusat Statistik Kab. Sumba Timur) Tulisan ini dimuat dalam Pos Kupang, Selasa, 30 Juli 2019 Kemiskinan merupakan sebuah permasalahan kompleks yang menjadi pekerjaan besar untuk banyak negara, khususnya negara berkembang. Permasalahan satu ini juga menjadi salah satu fokus setiap pemerintahan dan menjadi indikator penting dalam pengambilan kebijakan. Di Indonesia, lembaga penyedia statistik resmi, Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan konsep kebutuhan dasar ( basic need approach ) untuk mengukur tingkat kemiskinan. Konsep ini telah digunakan sejak tahun 1998 agar hasil perhitungan konsisten dan dapat dibandingkan dari waktu ke waktu. Pendekatan menggunakan konsep ini juga memandang kemiskinan sebagai ketidakmampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang kemudian diukur dengan Garis Kemiskinan. Tingkat Kemiskinan di Nusa Tenggara Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu prov...

Ngapain Sih Masih Mau Jadi PeeNes?

Gambar
Beberapa hari yang lalu adalah waktu-waktu pengumuman hasil akhir seleksi CPNS 2018. Ada yang lulus, ada yang gak lulus, dan bakal tetap ada yang nyinyir soal orang jadi PeeNeS. Maklum sih netizen dengan segala budinya. Mulai dari bilang buang-buang anggaran sampai ngomong kerjaannya gak ada tapi fulus jalan terus. Lagian, emang kenapa sih kalo ada orang yang memutuskan dirinya untuk di pekerjaan ini? Heuheu. Padahal ya, banyak alasan orang-orang seperti kami ini memilih untuk menjadi Aparatur Sipil Negara. Kami Ingin yang Pasti-Pasti Aja Ada banyak  orang yang emang berani untuk bisnis buka usaha ataupun berani untuk jadi freelancer kerja ini itu karena gak suka kehidupannya ketat oleh aturan. Tapi mylov, gak sedikit juga manusia yang ditakdirkan agak medioker dalam hidupnya dan gak berani ambil resiko. Nah, itulah hal yang mungkin dirasakan oleh beberapa dari kami yang PNS. Gak apalah terikat sama aturan instansi, yang penting pasti dapat pendapatan bulanan dan pensi...