My Way to STIS (Tahap II)

Okeh setelah sekian lama ngga ngelanjutin tahap I yang dibuat bulan Agustus kemaren http://marthinanan.blogspot.com/2013/08/my-way-to-stis-tes-tahap-i.html akhirnya niat ngenulisnya muncul. Back to the business, USM STIS tahap II 2013 itu beda dari tahun-tahun sebelumnya. Kalo tahun-tahun sebelumnya ada 2 tes yaitu psikotes dan wawancara, di 2013 cuma ada 1, yaitu tes psikotes.

Nah, sebetulnya tes psikotes itu apa sih? Tes psikotes itu adalah tes yang berusaha untuk memprediksi sifat si peserta apakah sesuai dengan yang diharapkan nantinya ketika menjalani proses perkuliahan, bisa dikatakan hampir mirip dengan tes IQ-lah. Terus kalo di USM STIS tes psikotesnya gimana? Ngga jauh bedalah dengan tes psikotes seperti biasanya. Sebetulnya ga ada yang tau gimana penilaian terhadap hasil akhir dari tes psikotes ini karena disesuaikan dengan kebutuhan instansi terkait. Tapi aku mau ngasih tips-tips sesuai dengan apa yang ku pakai kemaren

1. Persiapkan diri semaksimal mungkin. Ngga mesti harus dalam persiapan yang memakan waktu yang lama, akupun dulu hanya persiapan sekitar 5 hari. yang penting seefisien dan seefektif mungkin.
2. Untuk membantu yang lebih, di toko-toko buku banyak ngejual buku-buku untuk menghadapi tes psikotes atau googling aja. Om google juga punya banyak informasi + soal-soal yang biasa ada di tes psikotes.
3. Persiapan fisik dengan istirahat yang cukup. Kenapa? Karna waktu ujiannya bisa sampe 4 jam lebih tanpa ada waktu yang disediakan khusus untuk istirahat. Lumayan melelahkanlah.
4. Satu yang sangat penting adalah perhatikan dengan jelas instruksi yang diberikan pengawas karna bisa saja terjadi kesalahan pengisian karna ngga ngeperhatiin.
5. Teliti dalam pengerjaan soal, tapi juga bisa harus cepat karena soal yang diberi itu lumayan banyak dengan waktu yang ngga banyak.
6. Materi tesnya itu soal puzzle, aritmatika, logika dan penalaran, ketelitian, tes kepribadian (memilih salah satu dari 2 kejadian A atau B), wartegg tes (bukan warung tegal ya -_-), dan tes menggambar bebas (di tahun aku menggambar manusia dengan profesinya).
7. Dari tes puzzle sampai ketelitian ya kira-kira miriplah sama tes IQ pada umumnya.
8. Di tes kepribadian nantinya bakal dikasih 2 kejadian, A atau B dan kita milih salah satu. Point pentingnya kita harus bisa ngisi semuanya (kalo gasalah soalnya ada 160, banyak dan lumayan puyenglah ngebacanya) dan jujur sesuai dengan apa yang dipikiran kita. Selain itu, jawaban kita juga sebisa mungkin konsisten, karena bakal sering pertanyaan yang sama dimunculkan lagi di nomor soal yang berbeda.
8. Terus di subtes wartegg, kita bakal diinstruksikan ngegambar dari diatas objek yang udah disediakan. Intinya gambar itu diusahain punya makna dan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Terus kita disuruh menomori gambar yang paling disukai, paling tidak disukai, paling dahulu digambar dan yang terakhir digambar. Worksheetnya begini nih 
9. Tes menggambar bebas. Di tes ini kita diberi kertas HVS kosong dan diinstruksikan dengan memakai pensil untuk menggambar manusia yang punya profesi yang jelas. Saran dari aku, ukuran dan letak gambarnya diusahain proporsional, ya kalo bisa letaknya tepat ditengah, ngga terlalu besar dan kekecilan (yang sedang-sedang saja hahaha LOL). Terus, penekanan pensilnya juga tidak terlalu tipis dan juga ngga terlalu tebal, serta diusahain jangan ada perulangan garis dan penghapusan yang terlalu banyak. Ngga harus cantik yang penting sesuai dengan instruksi yaitu manusia dengan pekerjaannya.
10. Tips selanjutnya jangan remehkan poin-poin kecil tapi penting, misalnya pensil yang belum diraut, sarapan sebelum ujian, dan buang air kecil sebelum masuk ruangan.
11. Untuk lulus tes psikotes ini ngga harus betul-betul pinter dan jago dengan materi seperti di tahap I, tapi harus "pinter-pinter".
12. Dan yang terpenting doa dan berserah pada Tuhan serta mohon doa restu dari orangtua.

Nah, kalo udah lulus tahap II, maka akan ada tahap III yang menunggu dengan probabiliti ngampus di Jln. Otto Iskandardinata No.64C, Jakarta Timur yang sangat besar. So, keep spirit and keep in your faith!

Komentar

  1. Kak mau tanya, saya bingung dengan psikotes stis tentang konsistensi logis dan konsistensi sekuens. kira2 kak bisa mencontohkan atau memberikan petunjuk cara mengerjakannya? Trims

    email saya : angelitalosung18@gmail.com

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Pagi Kak. Aku mau tanya tentang menggambar orang dengan profesinya. Pas Kakak dulu, disebutin jelas apa enggak jenis profesinya apa? Misal, orang yang sedang memeriksa (dan harus menggambar itu, enggak boleh yang lain), atau disana hanya tertulis orang dengan profesinya (profesinya bebas apa aja). Terimakasih Kak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo dek, profesinya sih bebas dek tergantung kitanya dan ya biasanya itu menggambarkan kepribadian kita baik itu pemilihannya ataupun cara menggambarnya

      Hapus
    2. Satu lagi dong Kak. Pas Kakak dulu test, menggambar pohon juga enggak Kak (BAUM TREE)? Terimakasih Kak

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Magradikaku, Awal Dari Kampusku

Kangen

Natal 2016